Interupsi Achmad Rosyidi Ingatkan Statemen ‎Gubernur

Anggota Fraksi PPP-Nasdem DPRD Kaltim, Ahmad Rosyidi interupsi sebelum sidang paripurna ditutup.

Interupsi terkait statemen gubernur dikhawatirkan menjadi blunder, seperti yang dialami gubernur non aktif DKI Jakarta (Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok) berujung proses hukum.

“Ketua dan Wakil Ketua, Bapak Gubernur dan Sekda. Izinkan saya untuk mengingatkan kita semua, agar memberikan statemen berhati-hati menyampaikan pendapatan apapun,” kata Rosyidi, anggota Komisi IV DPRD Kaltim, sebelum rapat paripurna pengesahan KUA-PPAS di Gedung Utama DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Kamis (15/12/2016).

Menurut dia, blunder yang dilakukan Gubernur non aktif DKI Jakarta jangan sampai terjadi di Kaltim. Ia mengingatkan, agar pernyataan gubernur Kaltim lebih hati-hati dalam menyampaikan pendapatnya.

“Saya berharap, khususnya Gubernur untuk tidak memberikan statemen-statem yang meresahkan. Seperti aksi 212 kemarin ‎yang dihadiri Presiden, Menhankam, Kapolri, dan panglima,” ucapnya, di hadapan Gubernur dan Pimpinan DPRD Kaltim.

‎Rosyidi menjelaskan, menyampaikan pendapat memang diatur dalam UUD 1945 pasal 28. Tetapi, kata dia, pendapat yang tidak menimbulkan atau meresahkan masyarakat. (*)

http://kaltim. tribunnews. com/2016/12/15/interupsi-achmad-rosyidi-ingatkan-statemen-gubernur

Check Also

Panitia Pengajian Akbar Harlah NU ke-92 Bantu Korban Kebakaran

Bantuan terhadap korban kebakaran Klandasan Ulu, Balikpapan Kota terus mengalir, Kali ini datang dari Panitia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat Chat di WhatsApp