Pastikan Kebenaran Arah Kiblat Sebelum Membangun Masjid, Hari Ini Momen Tepat untuk Mengujinya

Akun Facebook Ahmad Rosydi beberapa hari lalu memosting gambar sebuah masjid di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Masjid dengan dominasi warna hijau itu tampak meleset arah kiblatnya, sehingga baris shaf shalat jadi mencong dan tidak sejajar dengan arah tahrib (tempat Imam).

“Kenapa hal seperti ini bisa terjadi…?

1. Mungkin perhitungan sejak awal yg salah
2. Mungkin yg awal sudah benar kemudian muncul penghitungan versi lain.

Agar tidak membingungkan…maka sebelum meletakkan pondasi masjid/Musholla pastikan kebenaran ARAH QIBLATnya, konsultasikan pada ahlinya,” tulis Ahmad Rosydi memberikan keterangan foto, pada (24/5) pukul 12.53 Wita.

Ahmad Rosydi adalah seorang ustadz yang kini juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kaltim. Ia cukup aktif di media sosial dan sering memosting gambar-gambar tentang perwajahan kota.

Lewat postingannya itu, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap pembangunan masjid atau mushalla harus dicek lebih teliti agar arah kiblat benar-benar akurat.

Diketahui, masjid di foto tersebut adalah masjid Nurul Ilham yang terletak di Jl Mayjend Sutoyo, Gn Malang, RT 39 No.70 Kelurahan Klandasan Ilir, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Beberapa warga yang berkomentar di facebook menyebutkan bahwa arah kiblat masjid itu dulunya sudah benar. Namun, sejak beberapa tahun lalu mengalami pergeseran sesuai arahan Departemen Agama.

“Bukan hanya Masjid Nurul Ilham yg berubah posisi arah kiblatnya tetapi Masjid Nurul Qomar yg posisi nya juga di gunung malang pun ikut bergeser juga…” tulis akun Imam Hadi.

Ahmad Rosydi lalu merespons dengan melampirkan foto tentang surat berita acara yang dikeluarkan Departemen Agama Kantor Kota Balikpapan.

Surat yang diterbitkan pada 8 Mei 2008 menjelaskan bahwa perubahan arah kiblat berdasarkan permohonan pengurus masjid Nurul Ilham.

Kemudian telah dilaksanakan pengukuran oleh tim dari Kantor Departemen Agama yang disaksikan unsur pengurus RT dan jamaah setempat. Hasilnya, arah kiblat melenceng beberapa derajat.

Netizen bernama Adi Setyo ikut mengomentari foto tersebut dengan menulis, “Bukan hal yg aneh…dulu waktu gempa di jogja..hampir sebagian besar majid di jawa bergeser arah kiblatnya…”.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengumumkan kepada umat Islam Indonesia bahwa hari ini Jumat (27/5), matahari akan melintas tepat di atas Ka’bah.

Momen ini bisa digunakan untuk memperbaiki arah kiblat.

Dalam siaran pers yang dimuat di websitenya, Kamis (26/5/2016), Kemenag menulis, berdasarkan data astronomi, pada Jumat 27 Mei 2016 pukul 16.18 WIB atau 17.18 Wita, matahari melintas di atas Ka’bah.

Kondisi itu, mengakibatkan bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.

Sehubungan itu, Kemenag mengimbau kaum muslimin dan pengurus takmir masjid/musala memverifikasi kesesuaian arah kiblat.

Penyesuaian arah kiblat dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan lot/bandul.

  2. Permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata.

  3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom.

Dalam web yang sama, Pgs Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais-Binsyar), Muhammadiyah Amin, menyatakan peristiwa semacam ini sering dikenal juga dengan nama Rashdul Qiblah, yaitu ketentuan waktu bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat. (*)

http://kaltim.tribunnews.com/2016/05/27/pastikan-kebenaran-arah-kiblat-sebelum-membangun-masjid-hari-ini-momen-tepat-untuk-mengujinya?page=3.

Check Also

Panitia Pengajian Akbar Harlah NU ke-92 Bantu Korban Kebakaran

Bantuan terhadap korban kebakaran Klandasan Ulu, Balikpapan Kota terus mengalir, Kali ini datang dari Panitia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat Chat di WhatsApp