Soal Ambang Batas Toleransi, Rosyidi: Tanyakan ke Bagian Falak dan Kemenag

Anggota Fraksi PPP-Nasdem DPRD Kaltim, Ahmad Rosyidi, tidak memahami pasti soal hitungan ambang batas toleransi rashdul kiblat atau tata cara penentuan arah kiblat.

Ia hanya memahami faktor dan sebab serta solusi dari fiqih agamanya. Ia menyarankan agar meminta penjelasan secara teknis kepada Kemenag RI dan Bagian Falakiyah.

“Mungkin terkait detail hitungan ini, bisa ditanyakan ke konsultasi Kemenag atau bagian falakiah di masing-masing Kanwil,” ujar Ahmad Rosyidi.

Namun ia meyakini, ada pergeseran beberapa derajat arah kiblat.

“Tapi masih dalam tahap yang ditoleransi,” katanya.

Rosyidi menambahkan, pergeseran kiblat ini bisa jadi faktor tata surya dan faktor alam.

“Jadi yang dimaksud dengan mustakbilal kiblati, mengarah ke kiblat, tidak harus persis menabrak ka’bah,” jelasnya.

Ia mencontohkan, batas toleransi itu seperti kiblat di dalam pesawat, apakah pesawat itu harus menukik ke bawah arah kiblat?

“Ya tidak kan? Atau di atas kendaraan kereta api atau mobil. Sementara kendaraan kita ke arah Barat. Apakah harus dikembalikan dulu arahnya ke kiblat? Ya tidak kan. Itu diatur dalam fiqih (Ilmu hukum agama),” tuturnya. (*)

http://kaltim.tribunnews.com/2016/05/27/soal-ambang-batas-toleransi-rosyidi-tanyakan-ke-bagian-falak-dan-kemenag. Penulis: Budhi Hartono

Check Also

Panitia Pengajian Akbar Harlah NU ke-92 Bantu Korban Kebakaran

Bantuan terhadap korban kebakaran Klandasan Ulu, Balikpapan Kota terus mengalir, Kali ini datang dari Panitia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat Chat di WhatsApp