Ustadz Rosyidi Berjuang Tanpa Modal

BALIKPAPAN, TRIBUN-Siapa bilang untuk menjadi calon legislatif, harus mengeluarkan dana berjibun. Bagi Ustadz Ahmad Rosyidi EmS, ada strategi khusus untuk menekan cost politic. “Caranya bagaimana? Kalau tidak punya uang besar, ya jangan pasang baliho, iklan di koran dan menebar uang ke konstituen,” kata pria yang pernah mengisi rubrik Ramadhan Tribun Kaltim dari tahun 2006.
Menurut Caleg DPRD TK I Provinsi Kaltim dari PPP Dapil Balikpapan, sejak ia mencalonkan diri, tak ada satu lembar baliho, spanduk bahkan fotonya yang terpampang di jalan-jalan yang ada di Kota Minyak. “Anehnya, ada beberapa poster saya yang dipasang orang di tepi jalan. Setelah saya usut, ternyata mereka adalah simpatisan saya, ibu-ibu pengajian yang mungkin kasihan melihat saya tidak memiliki modal,” ungkapnya.
Ketika ditanya kenapa dia tidak pasang baliho, poster atau iklan, Ahmad Rosyidi mengungkapkan dengan jujur bahwa dirinya memang tidak mempunyai uang.  “Makanya, setiap kali saya diminta memberikan ceramah, saya katakan ke mereka bahwa modal saya ini adalah bismillah. Mengapa? Saya percaya dengan kekuatan Gusti Allah. Kalau Gusti berkehendak, tidak ada yang mustahil,” tuturnya.
Untuk itu kata Rosydi, sejak awal ia lebih mengedepankan integritas (kejujuran), semangat dan keyakinan bahwa ia akan terpilih. “Cara-cara yang dilakukan caleg dengan menebar uang menjelang hari H pencoblosan, sebenarnya sangat tidak mendidik masyarakat dalam konteks demokrasi. Ini cara yang tidak baik karena adanya fenomena demagogi politik. Caleg akan mendekati dan butuh konstituen ketika mereka memiliki vested interest. Artinya apa? Ada ketidaktulusan,” ungkap Rosyidi.
Sebalikya, untuk mempopulerkan dirinya, maka Ahmad Rosyidi membuat website agar konstituennya agar  bisa berkomunikasi langsung dengan dirinya, termasuk via handphone atau call centre. “Alamat website saya http://www.rosyidicenter.com dan call centre 0812 57450 165,” ujarnya sambil menambahkan ada beberapa simpatisannya yang kabarnya akan memasang iklan di radio dan koran. “Alhamdulillah Allah mengerakan hatinya untuk membantu perjuangan saya. Mungkin mereka kasihan melihat saya karena tak ada baliho atau spanduk yang bertebaran seperti caleg lainnya.”
http://kaltim.tribunnews.com/2014/02/26/ustadz-rosyidi-berjuang-tanpa-modal

Check Also

Selamat dan Sukses Untuk Nurul Khaerat Juara 1 LSN Kaltimtara

Selamat & Sukses buat Kesebelasan Nurul Khairat Kota Balikpapan sebagai juara bertahan dalam turnament LIGA …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat Chat di WhatsApp